Senin, 06 Juni 2011

Krisis Financial

Tahun 2011 adalah tahun krisis paling dasyat yang aku alami hingga saat  ini bulan juni aku benar2x tidak memiliki sepersen centpun dalam kantongku. Aku benar benar tejo,sebenarnya aku masih ingin pinjam uang di teman2x tapi aku sudah ngga bisa minjam lagi karena sebelumnya aku belum lunas ke mereka karena aku masih berutang sama mereka. Pada 6 Juni aku benar2x kehabisan uang,lagian bensin motor juga mau habis sebenarnya aku bisa minjam uang di pacarku tapi aku malu sekali karena saya sebagai laki2x masa sih harus minta sama cewenya dan sekalian saya sering meminta dia mengisi bensin di motor dan aku tidak mau memintanya trus. Setelah mengantar dia ke tempat kursusnya bensinku mungkin tinggal beberapa mili lagi dan mau habis. Akhirnya aku pulang kembali tapi aku ragu bangat kalo bensinnya akan habis ditengah jalan. Ketika aku mau kembali adekku menelpon aku supaya pergi ketempatnya dan diberi uang untuk beli batrey HPnya. Dan aku mampir dapat deh satu dolar untuk isi bensin. Hatiku lega dan aku sangat bersyukur walau sedikit. Bensin ini aku bisa jemput pacarku lagi saat pulang kursus nanti. Aku benar2x bingung saat aku mau pulang aku dipesan oleh pacarku kalo nanti jemput dia aku harus bawa ADEM SARI karena dia sedang sariawan, dalam hatiku berbicara dari mana aku dapat uang untuk beli adem sari. Ternyata Tuhan tidak menutup mata padaku yang sedang susah. Menjelang sore ada teman telefon aku dan aku ke tempatnya kami ngobrol2x sebentar trus aku pulang lagi dia berikan aku uang 10 dolar amerika, Aku bersyukur bangat. ternyata Tuhan itu baik bangat.
Aku yakin dimasa yang akan datang masih ada kekurangan tapi Tuhan makin selalu ada untukku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar